Denpasar - Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, memimpin Upacara Bendera Tujuh Belasan bulan Maret 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Selasa (17/3/2026).
Pangdam IX/Udayana dalam amanatnya menyoroti eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang terjadi sejak akhir Februari 2026. Pangdam menegaskan bahwa situasi global yang dinamis ini berpotensi memicu instabilitas keamanan di dalam negeri yang perlu diwaspadai oleh seluruh prajurit.
Selain faktor global, Pangdam juga menginstruksikan penguatan kesiapsiagaan satuan menyambut dua hari raya besar, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Saya minta seluruh Prajurit Kodam IX/Udayana tetap waspada, jangan lengah, dan selalu siap sedia apabila sewaktu-waktu dibutuhkan," tegas Mayjen TNI Piek Budyakto. Beliau menambahkan bahwa kekompakan, disiplin, dan semangat adalah kunci utama dalam menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Menutup rangkaian upacara, Pangdam memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para perwira menengah yang memasuki masa purna bakti, di antaranya Kolonel Kav Ketut Artayasa, Kolonel Inf Teguh Wiyono, dan Kolonel Ckm (K) dr. Ni Gusti Puthu Mariyanti, M.A.R.S..
"Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Semoga masa purna tugas membawa ketenangan dan kebahagiaan bersama keluarga," pungkas Pangdam.
Upacara ini turut dihadiri oleh Kasdam IX/Udayana, Irdam lX/Udayana, Kapoksahli Pangdam lX/Udayana, Danrem 163/WSA, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, Para Dan/Kabalakdam IX/Udayana serta prajurit dan PNS Se-Garnisun Denpasar (Pendam IX/Udy)
#KodamIXUdayana #Upacara17an #KesiapsiagaanTNI #Nyepi2026 #IdulFitri1447H